
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Hukum resmi menyelenggarakan Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum sebanyak 21 angkatan untuk Tahun Anggaran 2025. Pelatihan ini dilaksanakan melalui metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan diikuti oleh 852 peserta dari seluruh Indonesia.
Kegiatan Latsar ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian, Nico Afinta. Dalam sambutannya, Nico menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang mengikuti pelatihan dasar, serta tekankan ini merupakan bagian dari proses awal menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Saya ucapkan selamat kepada 852 peserta yang mengikuti Latsar CPNS 2025. Latsar ini merupakan langkah awal dalam perjalanan hidup sebagai ASN, bukan sekadar profesi tetapi jalan pengabdian,” ujar Nico.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Kepala BPSDM Hukum, Gusti Ayu Putu Suwardani, Sekretaris Badan Strategi Kebijakan (BSK) Hukum, Dwi Harnanto, serta sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Hukum.
Sekretaris Jenderal juga menekankan pentingnya integritas dan etika dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Ia menyebut bahwa integritas bukan sekadar persoalan kejujuran, namun juga mencerminkan tanggung jawab dan sikap profesional dalam setiap pekerjaan.
“Integritas bukan hanya soal kejujuran, tapi bagaimana kita menilai dan menjaga pekerjaan dengan baik. Etika menjadi cerminan utama, bisa dilihat dari sikap dan ucapan kita. Masyarakat menuntut ASN yang beretika tinggi, bahkan saat kita sudah berbuat baik, tetap bisa dinilai kurang. Karena itu, etika dan integritas harus selalu dijaga,” jelas Nico.
Penyelenggaraan Latsar ini merupakan bentuk komitmen Kementerian Hukum dalam menyiapkan ASN yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pelayanan publik di era digital.









 (3)-120x86.png)




