• Beranda
  • Profil
    • Sejarah Badan Strategi Kebijakan Hukum dan HAM
    • Visi & Misi
    • Lokasi
    • Logo
  • Organisasi
    • Struktur Organisasi
    • Sekretariat
    • Profil Pimpinan Tinggi Madya & Pratama
    • Pusat Strategi Kebijakan Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum
    • Pusat Strategi Kebijakan Pelayanan Hukum
    • Pusat Strategi Kebijakan Tata Kelola Hukum
    • Pusat Strategi Evaluasi dan Publikasi Kebijakan Hukum
  • Layanan
    • Standar Pelayanan BSK Kumham
    • Pelayanan Kajian dan Penelitian
    • Pelayanan Penyediaan Narasumber
    • Pelayanan Elektronik Book (E-Book)
    • Pelayanan Elektronik Journal (E-Journal)
    • Pelayanan Perpustakaan
    • BSK Reform
    • Jenis Pelayanan dan Fasilitas
    • Maklumat Layanan
    • Reformasi Birokrasi BSK
      • Reformasi Birokrasi
      • Rencana Prioritas
    • Peraturan Terkait
      • Peraturan Perundang-Undangan
  • Produk
    • Pustala
    • Pusaka PPH
    • Pusyankumham
    • Pusevin
    • E-Book BSK
  • Publikasi
    • Informasi Publik
      • Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)
      • Rencana Strategis (RENSTRA)
      • Rencana Kinerja (RENJA)
      • Indikator Kinerja Utama (IKU)
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Tahunan
      • Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP)
      • Laporan Barang Milik Negara
        • Pedoman & SOP Pengelolaan BMN Keadaan Darurat
      • Perjanjian Kinerja
      • Rencana Aksi BSK Hukum
      • Publikasi Dokumen Perencanaan
      • SOP
      • Pedoman
        • Pedoman Analisis Kebijakan
    • Prosiding
    • Berita
    • Berita Kantor Wilayah
    • Artikel Media
    • Artikel Populer
    • Info SDM
    • Pengumuman
    • Hasil Survei Kepuasan Masyarakat
  • Jurnal
    • Jurnal Penelitian Hukum DeJure
    • Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum
    • Jurnal Hak Asasi Manusia
  • Aplikasi
    • SipkumAI
    • Kumham Search
    • Literasi Kebijakan
    • Legal Policy Hub
    • Ejournal
    • JDIH
    • Survei 3AS
    • Balitbangkumham Press
    • Intraweb
Monday, 13 July 2026
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah Badan Strategi Kebijakan Hukum dan HAM
    • Visi & Misi
    • Lokasi
    • Logo
  • Organisasi
    • Struktur Organisasi
    • Sekretariat
    • Profil Pimpinan Tinggi Madya & Pratama
    • Pusat Strategi Kebijakan Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum
    • Pusat Strategi Kebijakan Pelayanan Hukum
    • Pusat Strategi Kebijakan Tata Kelola Hukum
    • Pusat Strategi Evaluasi dan Publikasi Kebijakan Hukum
  • Layanan
    • Standar Pelayanan BSK Kumham
    • Pelayanan Kajian dan Penelitian
    • Pelayanan Penyediaan Narasumber
    • Pelayanan Elektronik Book (E-Book)
    • Pelayanan Elektronik Journal (E-Journal)
    • Pelayanan Perpustakaan
    • BSK Reform
    • Jenis Pelayanan dan Fasilitas
    • Maklumat Layanan
    • Reformasi Birokrasi BSK
      • Reformasi Birokrasi
      • Rencana Prioritas
    • Peraturan Terkait
      • Peraturan Perundang-Undangan
  • Produk
    • Pustala
    • Pusaka PPH
    • Pusyankumham
    • Pusevin
    • E-Book BSK
  • Publikasi
    • Informasi Publik
      • Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)
      • Rencana Strategis (RENSTRA)
      • Rencana Kinerja (RENJA)
      • Indikator Kinerja Utama (IKU)
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Tahunan
      • Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP)
      • Laporan Barang Milik Negara
        • Pedoman & SOP Pengelolaan BMN Keadaan Darurat
      • Perjanjian Kinerja
      • Rencana Aksi BSK Hukum
      • Publikasi Dokumen Perencanaan
      • SOP
      • Pedoman
        • Pedoman Analisis Kebijakan
    • Prosiding
    • Berita
    • Berita Kantor Wilayah
    • Artikel Media
    • Artikel Populer
    • Info SDM
    • Pengumuman
    • Hasil Survei Kepuasan Masyarakat
  • Jurnal
    • Jurnal Penelitian Hukum DeJure
    • Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum
    • Jurnal Hak Asasi Manusia
  • Aplikasi
    • SipkumAI
    • Kumham Search
    • Literasi Kebijakan
    • Legal Policy Hub
    • Ejournal
    • JDIH
    • Survei 3AS
    • Balitbangkumham Press
    • Intraweb
No Result
View All Result
BSK Kemenkum
No Result
View All Result
Home Artikel Populer

Dampak Pornografi dan Seks Bebas Terhadap Prestasi Akademik

Badan Strategi Kebijakan by Badan Strategi Kebijakan
August 22, 2024
in Artikel Populer
0
0

Dampak Pornografi dan Seks Bebas Terhadap Prestasi Akademik

Siti Frivanty-Pelajar pada SMA Negeri 43 JakartaHarapan III Lomba Menulis Artikel Populer Hukum dan HAM Tingkat Pelajar SMU/Sederajat Se-Jabodetabek untuk tema: Tolak Perilaku Seks Bebas di Kalangan Pelajar

Estimasi Indonesia akan menjadi negara maju dinyatakan oleh McKinsey Global Institute. McKinsey menyatakan bahwa pada tahun 2030, GDP Indonesia bisa menempati urutan nomor 7 dunia. Hal tersebut ditunjang oleh peningkatan kelas menengah1 dari 45 juta orang pada tahun 2013 menjadi 135 juta orang pada tahun 2030. Dalam jangka panjang Indonesia on the right track menuju negara maju, namun dalam jangka pendek banyak terdapat permasalahan yang dapat menyebabkan target menjadi developed country sulit untuk direalisasikan.Kendala utama yang dapat menghalangi target untuk menjadi negara maju yaitu terkait dengan penduduk sebagai subjek pembangunan. Titik fokusnya mengarah kepada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai aktor utama dalam pembangunan. Kualitas SDM yang rendah dapat menyebabkan produktivitas dan daya saing bangsa secara keseluruhan ikut menurun.Faktanya, SDM Indonesia belum terlalu unggul, salah satu tolok ukurnya yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terdiri dari beberapa indikator. Secara umum, pada tahun 2015 Indonesia menempati urutan IPM ke-110 dari 188 negara, hal ini mengindikasikan kualitas SDM di Indonesia tergolong dalam kategori sedang (UNDP, 2015).SDM yang berkualitas dapat diwujudkan dengan melakukan investasi pendidikan. Tuntutan peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan merupakan hal mutlak yang diperlukan. Tindakan tersebut diperlukan mengingat pada tahun 2020- 2030, Indonesia akan mengalami bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif mencapai 2/3 dari total jumlah penduduk (Adioetomo, 2005). Tanpa persiapan yang matang, penduduk produktif tersebut akan menjadi beban pemerintah karena akan menimbulkan pengangguran, kemiskinan, kesenjangan, dan kriminalitas.Agar dalam jangka panjang beban pemerintah tidak bertambah, pendidikan (baik dasar, menengah, atas, dan tinggi) perlu ditingkatkan mutunya. Selain kualitas, karakter siswa agar menjadi generasi yang unggul juga perlu dibentuk sehingga siswa dapat berprestasi dan terhindar dari bentuk-bentuk kenakalan remaja yang memberikan dampak negatif.Potret Kenakalan Remaja di Indonesia: Pornografi dan Seks Bebas

Kenakalan remaja dapat dimulai dari tindakan coba-coba yang kemudian bisa menimbulkan perilaku menyimpang. Seberapa besar penyimpangan yang terjadi menentukan kadar kenakalan remaja yang diperbuat dan seberapa besar dampak yang ditimbulkan. Menurut Elida Prayitno (2006: 8), tingkah laku negatif bukan merupakan ciri perkembangan remaja yang normal, karena remaja yang berkembang positif akan memperlihatkan perilaku yang baik.Beberapa literatur yang terkait dengan kenakalan remaja (Maria: 2007, Kienhuis: 2009, Joanna dalam Ruby: 2009, dan Willis dalam Sujoko 2011: 2) menjelaskan bahwa jenis kenakalan yang dilakukan oleh remaja di bawah usia 17 tahun sangat beragam, mulai dari perbuatan yang bersifat amoral maupun anti sosial. Perbutaan tersebut dapat berupa berkata jorok, mencuri, merusak, kabur dari rumah, indisipliner di sekolah, membolos, membawa senjata tajam, merokok, berkelahi dan kebut-kebutan di jalan sampai pada perbuatan yang sudah menjurus pada perbuatan kriminal atau perbuatan yang melanggar hukum, seperti pembunuhan, perampokan, pemerkosaan, seks bebas, pemakaian obat-obatan terlarang dan tindak kekerasan lainnya yang sering diberitakan di media masa.Ruang lingkup dalam artikel ini akan difokuskan pada pornografi dan seks bebas. Beberapa jenis kenakalan yang dilakukan remaja antara lain: (1) siswa makin gemar menyimpan video porno, bahkan kerap mengunggahnya ke media sosial (Bali Post, 27 Februari 2015); dan (2) siswa kelas VII SMP 163 Pejaten tewas setelah terjatuh dari lantai 4 gedung sekolah karena berniat menghindari razia ponsel (Liputan 6, 10 Oktober 2014).Berdasarkan survey Synovate Research tentang perilaku seksual remaja (15-24 tahun) di Kota Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan hasilnya 44% responden mengaku sudah punya pengalaman seks pada umur 16-18 tahun, serta 16% sudah mempunyai pengalaman seks pada umur 13-15 tahun, selain itu 40% tempat yang menjadi favoritnya adalah di rumah, 26% dilakukan di rumah kos, dan 26% dilakukan di hotel.Perkembangan teknologi informasi yang cepat memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan warung internet (warnet) di Indonesia. Ironisnya dengan menjamurnya warnet, tidak dapat dimanfaatkan oleh sebagian besar remaja untuk mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan. Saat ini, warnet (terutama yang memiliki bilik atau semi tertutup) menjadi salah satu tempat untuk mengakses pornografi dan melakukan aktivitas yang mengarah kepada aktivitas seks bebas.Pengaruh Pornografi Terhadap Prestasi Akademik

Fenomena bonus demografi harus dioptimalkan dengan menciptakan generasi unggul yang memiliki prestasi. Prestasi akademik dapat diukur dengan suatu pencapaian tingkat keberhasilan tentang suatu tujuan, karena suatu usaha belajar telah dilakukan oleh seseorang secara maksimal (Setiawan, 2006). Salah satu indikator prestasi akademik yaitu nilai ulangan harian, UTS dan UAS, nilai rapor, dan nilai Ujian Nasional (UN). Makin tinggi skor yang diperoleh, artinya tingkat keberhasilan dan kesuksesan yang diraih makin baik. Sebaliknya, makin rendah skor yang diperoleh, artinya tingkat kegagalan makin tinggi karena (biasanya) akan sulit untuk melanjutkan ke sekolah atau kampus yang unggul.Prestasi akademik diintrepretasikan sebagai output yang menggambarkan keberhasilan seorang pelajar atau mahasiswa, sedangkan perilaku menyimpang yang mengarah kepada pornografi dan seks bebas diasumsikan sebagai faktor penghambat untuk berprestasi secara akademik. Dua hal yang kontradiktif tersebut saling terkait dan dapat menciptakan image seorang remaja jika dibandingkan dengan remaja yang lainnya.Nilai akademik dipengaruhi oleh kepribadian dan kerja keras tiap individu. Pribadi yang sering melakukan perilaku menyimpang dan atau tindakan kenakalan lainnya dapat memengaruhi prestasi akademik di sekolah. Akibat penyimpangan dan kenakalan yang telah disebutkan di atas, banyak diantara mereka yang tidak sanggup mengikuti pelajaran, hilang kemampuan untuk konsentrasi, malas belajar, patah semangat dan sebagainya. Tidak sedikit pula yang telah jatuh kepada kelakuan yang lebih berbahaya lagi (Daradjat, 1973: 356).Pornografi diawali oleh rasa keingintahuan yang tinggi terhadap seks, di sisi lain pendidikan seks yang diperoleh di lingkungan keluarga sangat minim. Pornografi dapat mengubah pikiran secara otomatis, tidak fokus dengan apa yang menjadi kewajibannya disekolah, kehilangan semangat belajar, dan malah membuat siswa tersebut kecanduan dalam melakukan hal-hal yang negatif yang mengarah kepada seks pranikah, seperti: berciuman, ciuman lidah, memegang payudara, memegang penis, menyentuh vagina, hubungan seksual, dan seks oral (Santrock, 2007: 258).Upaya Penanggulangan dan Tindakan Pencegahan Terhadap Pornografi dan Seks Bebas

Pornografi dan seks bebas dapat diakses dan dilakukan baik di rumah maupun di tempat lain yang memungkinkan. Akses untuk pornografi menjadi mudah karena media untuk menonton film porno pun sangat banyak, bahkan dari telepon genggam. Aktivitas mengakses situs porno dapat menyita waktu karena akan memberikan trade off sehingga seseorang tidak melakukan aktivitas lainnya, terutama belajar.Jenis kenakalan lain akibat dampak dari pornografi yang paling banyak dilakukan yaitu seks bebas. Hal ini bisa terjadi baik dengan atau tanpa sepengetahuan orang tua. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya pengawasan, terutama terhadap siswa yang memiliki jam beredar yang lebih banyak di luar rumah.Pornografi dan seks bebas berpengaruh terhadap nilai akademik. Agar kedua perilaku menyimpang tersebut tidak berdampak buruk terhadap nilai akademik, perlu upaya penanggulangan dan tindakan pencegahan sebagai berikut.

1.

Upaya Penanggulangan dan Tindakan Pencegahan Terhadap Pornografi danSeks Bebas

Jenis KenakalanRemaja

Pornografi dan Seks Bebas

TindakanPencegahan

Mengurangi pergaulan dengan teman yang memiliki perangai negatif.

Mengisi waktu luang dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.

Orang tua menyediakan waktu kebersamaan yang lebih banyak untuk berkomunikasi.

Penyuluhan atau sosialisasi dan menempelkan pamflet anti pornografi di sekolah.

Razia terhadap warnet yang diduga menyediankan atau terdapat file film porno dalam personal computer miliknya,razia tersebut dilakukan oleh pihak setempat yang berwenang Melarang penggunaan ponsel dan laptop saat jam pelajaran berlangsung.

UpayaPenanggulangan

Memberikan teguran.

Memberikan bobot poin pelanggaran terlambat yang terus

diakumulasi.

Mengirim siswa ybs ke guru BK.

Panggilan orang tua secara tertulis.

Mengganti layout warnet yang memiliki bilik tertutup

secara berkala dan menutup warnet jika diidentifikasi

sering menjadi tempat untuk aktivitas seks bebas.

KesimpulanBerdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa jenis perilaku menyimpang berupa pornografi dan seks bebas kecenderungannya makin meningkat. Hal tersebut menyebabkan dampak (baik secara langsung maupun tidak langsung) terhadap pola tumbuh kembang remaja, terutama menyebabkan prestasi akademik menjadi turun.Pornografi dan seks bebas utamanya disebabkan oleh era keterbukaan saat ini dan lemahnya pengawasan orang tua dan guru terhadap perilaku anak juga masih minim. Padalah, anak usia sekolah merupakan asset bangsa dalam menghadapi fenomena bonus demografi. Berdasarkan artikel yang telah diuraikan di atas, saya mengajukan beberapa rekomendasi, antara lain:1. Tiap individu sebaiknya lebih selektif dalam memilih teman dan aktivitas pergaulan sehari-hari. Selain itu, kita perlu berusaha semaksimal mungkin untuk tidak menyalahgunakan teknologi untuk hal yang negatif.2. Pornografi dan aktivitas seks bebas memengaruhi nilai dan prestasi akademik. Oleh karena itu, untuk meningkatkan nilai akademik, peran orang tua dalam mengawasi anak sebaiknya lebih intesif dalam implementasinya.3. Sekolah (dan guru) dapat mengambil tindakan dengan mengeluarkan kebijakan yang dianggap perlu untuk mengurangi siswa dapat mengakses pornografi di sekolah dan meminimalisir ruang gerak siswa untuk melakukan seks bebas (dana atau tindakan lain yang menjurus) di lingkungan sekolah.DAFTAR PUSTAKAAdioetomo, Sri Moertiningsih Setyo. (2005). Bonus Demografi: Menjelaskan Hubungan Antara Pertumbuhan Penduduk dengan Pertumbuhan Ekonomi. Depok: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.Daradjat, Zakiah. (1973). Perawatan Jiwa untuk Anak-anak, Cet 2. Jakarta: Bulan Bintang.Grant, J.E. & Kim, S.W. (2003). Comorbidity of Impulse Control Disorders in Pathological Gamblers. USA: The Oxford Handbook of Impulse Control Disorder.Panggabean, Edward. (2014, Oktober 10). Hindari Razia Hp, Siswa SMP 163 Tewas Terjatuh dari Lantai 4. Liputan 6. http://m.liputan6.com/news/read/2117178/hindari- razia-hp-siswa-smp-163-tewas-terjatuh-dari-lantai-4. Diakses pada 28 November 2016.Prayitno, Elida. (2006). Psikologi Perkembangan Remaja. Padang: FIP UNP.Rahman, Aried dan Gusniarti, Uly. (2008). Hubungan Antara Kenakalan Remaja dengan Prestasi Belajar. Jurnal Penelitian Psikologi UII. Volume 1.Santrock. (2007). Remaja (Edisi Kesebelas Jilid 1). Jakarta: Erlangga.Sarwono, Sarlito W. (2002). Psikologi Sosial. Jakarta: Balai Pustaka.Sumantika, Ian. (2015, Februari 27). Simpan Video Porno, Prilaku Siswa Mengkhawatirkan.Bali Post Portal Berita. http://balipost.com/read/headline/2015/02/27/30519/simpan-video-porno-prilaku- siswa-mengkhawatirkan.html. Diakses pada 28 November 2016.Suryabrata, Sumadi. (2002). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Synovate Reseaech. (2004). Perilaku Seksual Remaja. Kompas Cyber Media, Jumat, 28 Januari 2005.UNDP. (2015). Human Development Report 2015, Work for Human Development. New York: United Nations Development Programme 1 UN Plaza.

Previous Post

Dari Kekuatan yang Besar, Lahir Tanggung Jawab yang Besar

Next Post

Database Permasalahan Hukum dan HAM Datamaskumham : Agustus 2018

Next Post
Database Permasalahan Hukum dan HAM Datamaskumham : Agustus 2018

Database Permasalahan Hukum dan HAM Datamaskumham : Agustus 2018

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ikuti Kami

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Maraknya Budaya Seks Bebas di Era Globalisasi: Suatu Refleksi Moral

August 24, 2024
User Manual Responden – Aplikasi Indeks Layanan Kesekretariatan

User Manual Responden – Aplikasi Indeks Layanan Kesekretariatan

September 9, 2024

Dampak Pornografi dan Seks Bebas Terhadap Prestasi Akademik

August 22, 2024

Sosialisasi Indeks Layanan Kesekretariatan

September 9, 2024

Sosialisasi Indeks Layanan Kesekretariatan

1
Tingkatkan Kualitas Kepenulisan, BSK Kumham Adakan Workshop

Tingkatkan Kualitas Kepenulisan, BSK Kumham Adakan Workshop

1

DIPA Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM tahun 2021

0

DIPA Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM tahun 2022

0
Kepala BSK Hukum Suarakan Komitmen Indonesia dalam Penyusunan Panduan UNESCO tentang Kompensasi Adil bagi Karya Jurnalistik

Kepala BSK Hukum Suarakan Komitmen Indonesia dalam Penyusunan Panduan UNESCO tentang Kompensasi Adil bagi Karya Jurnalistik

July 9, 2026
Sharing Session Pengukuran IKK: BSK Hukum Bagikan Praktik Baik Penyusunan Kebijakan Berbasis Bukti kepada Mahkamah Konstitusi RI

Sharing Session Pengukuran IKK: BSK Hukum Bagikan Praktik Baik Penyusunan Kebijakan Berbasis Bukti kepada Mahkamah Konstitusi RI

July 7, 2026
Menkum Supratman Pertegas Komitmen Mendorong Tata Kelola Royalti Untuk Musik dan Jurnalistik di Forum Dialog 194 Negara

Menkum Supratman Pertegas Komitmen Mendorong Tata Kelola Royalti Untuk Musik dan Jurnalistik di Forum Dialog 194 Negara

July 6, 2026
Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Semester I 2026, Menteri Hukum Tegaskan Peran Strategis BSK Hukum dalam Perumusan Kebijakan

Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Semester I 2026, Menteri Hukum Tegaskan Peran Strategis BSK Hukum dalam Perumusan Kebijakan

July 2, 2026

Recent News

Kepala BSK Hukum Suarakan Komitmen Indonesia dalam Penyusunan Panduan UNESCO tentang Kompensasi Adil bagi Karya Jurnalistik

Kepala BSK Hukum Suarakan Komitmen Indonesia dalam Penyusunan Panduan UNESCO tentang Kompensasi Adil bagi Karya Jurnalistik

July 9, 2026
Sharing Session Pengukuran IKK: BSK Hukum Bagikan Praktik Baik Penyusunan Kebijakan Berbasis Bukti kepada Mahkamah Konstitusi RI

Sharing Session Pengukuran IKK: BSK Hukum Bagikan Praktik Baik Penyusunan Kebijakan Berbasis Bukti kepada Mahkamah Konstitusi RI

July 7, 2026
Menkum Supratman Pertegas Komitmen Mendorong Tata Kelola Royalti Untuk Musik dan Jurnalistik di Forum Dialog 194 Negara

Menkum Supratman Pertegas Komitmen Mendorong Tata Kelola Royalti Untuk Musik dan Jurnalistik di Forum Dialog 194 Negara

July 6, 2026
Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Semester I 2026, Menteri Hukum Tegaskan Peran Strategis BSK Hukum dalam Perumusan Kebijakan

Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Semester I 2026, Menteri Hukum Tegaskan Peran Strategis BSK Hukum dalam Perumusan Kebijakan

July 2, 2026
BSK Kemenkum

Badan Strategi Kebijakan Hukum merupakan salah satu Unit Kerja Eselon I (UKE-I) di lingkungan Kementerian Hukum RI, yang mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan, penyusunan, dan pemberian rekomendasi strategi kebijakan di bidang hukum

Ikuti Kami

Total Visitors
8388607
0
Visitors Today
0
Live visitors

Tentang Kami

Jalan Raya Gandul No.04, Cinere, Depok 16512
[ Pengaduan ] 0811 944 5504
bsk.kemenkum.go.id
bsk@kemenkum.go.id / humas.bskhukum@kemenkum.go.id
FAQ

Copyright © 2024 Badan Strategi Kebijakan Hukum

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Sejarah Badan Strategi Kebijakan Hukum dan HAM
    • Visi & Misi
    • Lokasi
    • Logo
  • Organisasi
    • Struktur Organisasi
    • Sekretariat
    • Profil Pimpinan Tinggi Madya & Pratama
    • Pusat Strategi Kebijakan Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum
    • Pusat Strategi Kebijakan Pelayanan Hukum
    • Pusat Strategi Kebijakan Tata Kelola Hukum
    • Pusat Strategi Evaluasi dan Publikasi Kebijakan Hukum
  • Layanan
    • Standar Pelayanan BSK Kumham
    • Pelayanan Kajian dan Penelitian
    • Pelayanan Penyediaan Narasumber
    • Pelayanan Elektronik Book (E-Book)
    • Pelayanan Elektronik Journal (E-Journal)
    • Pelayanan Perpustakaan
    • BSK Reform
    • Jenis Pelayanan dan Fasilitas
    • Maklumat Layanan
    • Reformasi Birokrasi BSK
      • Reformasi Birokrasi
      • Rencana Prioritas
    • Peraturan Terkait
      • Peraturan Perundang-Undangan
  • Produk
    • Pustala
    • Pusaka PPH
    • Pusyankumham
    • Pusevin
    • E-Book BSK
  • Publikasi
    • Informasi Publik
      • Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)
      • Rencana Strategis (RENSTRA)
      • Rencana Kinerja (RENJA)
      • Indikator Kinerja Utama (IKU)
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Tahunan
      • Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP)
      • Laporan Barang Milik Negara
      • Perjanjian Kinerja
      • Rencana Aksi BSK Hukum
      • Publikasi Dokumen Perencanaan
      • SOP
      • Pedoman
    • Prosiding
    • Berita
    • Berita Kantor Wilayah
    • Artikel Media
    • Artikel Populer
    • Info SDM
    • Pengumuman
    • Hasil Survei Kepuasan Masyarakat
  • Jurnal
    • Jurnal Penelitian Hukum DeJure
    • Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum
    • Jurnal Hak Asasi Manusia
  • Aplikasi
    • SipkumAI
    • Kumham Search
    • Literasi Kebijakan
    • Legal Policy Hub
    • Ejournal
    • JDIH
    • Survei 3AS
    • Balitbangkumham Press
    • Intraweb

Copyright © 2024 Badan Strategi Kebijakan Hukum

Skip to content
Open toolbar Accessibility Tools

Accessibility Tools

  • Increase TextIncrease Text
  • Decrease TextDecrease Text
  • GrayscaleGrayscale
  • High ContrastHigh Contrast
  • Negative ContrastNegative Contrast
  • Light BackgroundLight Background
  • Links UnderlineLinks Underline
  • Readable FontReadable Font
  • Reset Reset