
Jakarta, 13 Februari 2025 – Wakil Menteri Hukum, Edward Omar S. Hiariej, menerima kunjungan Director of United Kingdom Serious Fraud Office (UK SFO), Nick Ephgrave. Dalam pertemuan tersebut, Wamenkum didampingi oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan (BSK) Hukum, Andry Indrady, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum, Nico Afinta.
Kunjungan ini bertujuan untuk membahas penguatan kerja sama hukum antara Indonesia dan Inggris, khususnya dalam menghadapi kejahatan lintas negara. Dalam sambutannya, Wamenkum menyampaikan apresiasi atas kunjungan UK SFO dan menegaskan pentingnya kerja sama yang saling menguntungkan di bidang hukum, terutama melalui mekanisme Mutual Legal Assistance (MLA) dan ekstradisi.
Kementerian Hukum mendorong Pemerintah Inggris untuk memulai perundingan terkait perjanjian MLA dan ekstradisi, mengingat meningkatnya tantangan dalam penegakan hukum terhadap kejahatan lintas negara. Selain itu, kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya Indonesia dalam proses keanggotaan Organisation of Economic Cooperation and Development (OECD). Dalam proses ini, kerja sama internasional dalam penegakan hukum, termasuk melalui MLA dan ekstradisi, merupakan elemen penting yang harus dipenuhi.
Lebih lanjut, Kementerian Hukum mengharapkan dukungan UK SFO dalam proses keanggotaan Indonesia sebagai anggota OECD terutama dari aspek peningkatan standar yang sesuai dengan OECD AntiBribery Convention dalam bentuk pelatihan maupun bentuk kerja sama lainnya sesuai dengan kewenangan Kementerian Hukum.



Pertemuan ini mencerminkan komitmen kuat kedua negara dalam memperkuat kolaborasi hukum internasional guna menghadapi tantangan global, khususnya dalam pemberantasan kejahatan lintas negara. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan penegakan hukum di Indonesia semakin kuat dan selaras dengan standar internasional.





 (3)-120x86.png)



