
Kementerian Hukum (Kemenkum) menggelar kegiatan presentasi dan wawancara inovasi secara virtual pada Kamis (15/05), sebagai bagian dari proses seleksi internal untuk mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 26 (dua puluh enam) inovasi unggulan yang berasal dari satuan kerja (satker) di lingkungan Kemenkum. Presentasi dan wawancara ini menjadi salah satu tahapan penting dalam menyaring proposal inovasi terbaik yang akan diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).
Sekretaris Badan Strategi Kebijakan (BSK) Hukum, Dwi Harnanto, turut hadir sebagai salah satu anggota tim seleksi internal KIPP Kemenkum. Dwi menyampaikan bahwa partisipasi Kemenkumham dalam ajang KIPP merupakan wujud nyata dari komitmen kementerian dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang seleksi, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat inovasi di lingkungan Kemenkum. Kami berharap inovasi-inovasi yang ditampilkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan menjadi inspirasi bagi instansi lain,” ujar Dwi Harnanto.
Melalui proses seleksi ini, Kemenkum menargetkan untuk mengusulkan inovasi-inovasi terbaiknya ke tingkat nasional, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam reformasi birokrasi dan peningkatan layanan publik.
Kegiatan wawancara ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan pertukaran ide antar satker dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.














