Hindari Narkoba dengan Lima Kuda Ringan
Isnaeny Aplia Sutiarto-SMAN 7 Kota Tangerang-Banten Harapan III Lomba Menulis Artikel Populer Hukum dan HAM Tingkat Pelajar SMU/Sederajat Se-Jabodetabek untuk tema : Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar
Sebagai pelajar sekolah menengah saat ini kita sedang berada di dalam masa remaja. Apa itu remaja? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), remaja adalah 1. Mulai Dewasa; 2. Muda; 3. Pemuda. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sebagai dewasa tetapi tidak dapat pula disebut sebagai anak-anak.Apa saja ciri-ciri seorang remaja? Seseorang yang mulai memasuki masa remaja pastinya akan mengalami banyak perkembangan. Perkembangan fisik, psikologi, kognitif, moral, sosial, dan kepribadian merupakan hal-hal yang terjadi saat masa remaja. Seseorang saat remaja memiliki emosi yang tidak stabil, rasa ingin tahu yang tinggi terhadap hal-hal yang baru baginya, serta akan lebih aktif menjalin pertemanan.Seorang remaja yang selalu ingin tahu akan hal-hal baru, tentunya akan penasaran dan mencoba-coba hal yang menurutnya keren. Bahayanya jika seorang remaja mencoba-coba hal yang negatif dan bisa saja ia akan terjerumus ke dalamnya. Hal tersebut bisa disebut kenakalan remaja. Seperti yang dikutip dari penuturan Kapolda Metro Jaya, Irjen Putut Eko Bayuseno, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/12/12) bahwa angka kenakalan remaja meningkat 36,66 persen dari sebelumnya 30 kasus di tahun 2011 menjadi 41 kasus di tahun 2012.Bentuk-bentuk kenakalan remaja seperti bullying, tawuran, pencurian, perkelahian, merokok bahkan penyalahgunaan narkoba. Tahukah kalian bahwa Indonesia termasuk negara dengan pemakai dan pengedar narkoba terbesar di dunia? Hal tersebut bukanlah hal yang patut kita banggakan. Nah, oleh karena itu saya akan membahas tentang narkoba dan cara menghindarinya.Tahukah kalian apa itu “Narkoba”? Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan Obat atau Bahan Berbahaya, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif. Baik narkoba ataupun napza, umumnya mempunyai resiko kecanduan bagi penggunanya.Jenis-jenis narkobadapat digolongkan menjadi 3, yaitu narkotika, psikotropika, dan zat adiktif. Narkotika adalah zat sintetis maupun semi sintetis yang dihasilkan tanaman atau lainnya yang dapat berdampak pada penurunan atau perubahan kesadaran dan hilangnya rasa nyeri. Yang termasukke dalam narkotika seperti morfin, heroin, ganja, kokain, LSD atau Lysergic Acid, kodein, metadon, opium, dan barbiturat.Selanjutnya ada psikotropika, Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis yang memiliki pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku penggunanya. Macam-macamnya seperti ekstasi, sabu-sabu, sedatif-hipnotik, nipam, speed, demerol, dan angel dust.Terakhir ada zat adiktif yang juga merupakan zat berbahaya seperti halnya morfin dan kokain, zat adiktif bekerja mengganggu sistem sarafpusat. Yang termasuk zat adiktif seperti alkohol, nikotin, kafein, dan zat desainer.Narkoba atau napza adalah obat-obatan yang sangat berbahaya. Oleh karena itu, pemerintah melarang penyalahgunaan maupun pengedaran narkoba. Kenapa sih hal tersebut dilarang? Apa dampaknya bagi penyalahguna narkoba? Orang yang menyalahgunakan narkoba akan berdampak kecanduan pada narkoba. Dampak yang ditimbulkan dari pemakaian narkoba mulai dari mengalami halusinasi hingga kematian.Berikut ini adalah dampak-dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba.A.Dampak tidak langsung penyalahgunaan narkoba.1.Akan banyak uang yang dibutuhkan untuk penyembuhan dan perawatan keseahatan pecandu yang tubuhnya telah rusak digerogoti zat beracun.2.Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang-orang baik. Selain tiu, biasanya para pecandu narkoba akan memiliki sikap anti sosial.3.Keluarga akan malu besar jika mempunyai anggota keluarga yang memakai obat terlarang.4.Kesempatan belajar hilang dan mungkin akan dikeluarkan dari sekolah atauperguruan tinggi.5.Tidak dipercaya lagi poleh orang lain karena umumnya pecandu narkoba gemar melakukan kebohongan dan tindak kriminal.6.Dosa akan terus bertambah karena lupa akan kewajiban terhadap Tuhan serta menjalani kehidupan yang dilarang oleh agama.7.Dapat terkena sanksi hukum yaitu dijebloskan ke dalam penjara.B.Dampak langsung penyalahgunaan narkoba.1.Gangguan pada jantung, otak, tulang, paru-paru, sistem saraf, kulit, dan sistem pencernaan.2.Dapat terinfeksi penyakit menular berbahaya seperti HIV/AIDS, Hepatitis,Herpes, TBC, dan lain-lain.3. Menyebabkan depresi mental.4. Melakukan tindak kejahatan dan kekerasan.Kalian tahu aktor cilik pemain film “Home Alone”, Kevin McCalister alias Macaulay Culkin? Aktingnya memerankan tokoh Kevin membuat para penonton terhidur dengan aksi cerdiknya melawan dua penjahat yang akan merampok rumahnya. Di usia remajanya ia mendapat berbagai masalah, termasuk kematian saudara-saudaranya karena overdosis narkoba. Setelah 2 dekade dirinya seakan menghilang dari publik, ia kembali muncul di tahun 2012 dengan postur tubuh kurus dan rambut serta janggut yang tak terurus, berbanding terbalik 180 derajat dengan saat dirinya masih menjadi aktor cilik. Lalu pada tahun 2004, ia ditahan karena kepemilikan mariyuana dan pil Xanax, pil yangbiasa digunakan untuk meredakan rasa depresi.Itu adalah salah satu dari sekian banyak kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang tersebut. Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia sendiripun sangat banyak, bahkan mencapai ribuan kasus. Di tahun 2012 saja seperti yang diujarkan Kapolda Metro Jaya pada saat itu, Irjen Putut Eko Bayuseno bahwa kasus penyalahgunaan narkoba mencapai 4.836 kasus dari sebelumnya 4.817 kasus di tahun 2011. Ini berarti bahwa kasus penyalahgunaan narkoba mengalami peningkatan sebanyak 0,39 persen.Komjen Pol Budi Waseso Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) juga menuturkan pada Senin (11/01/2016) bahwa Indonesia sudah darurat bahaya narkoba.Jumlah penyalahguna narkoba yang sebelumnya pada Juni 2015 tercatat 4,2 juta orang dan November 2015 meningkat signifikan hingga 5,9 juta orang.Penyalahgunaan narkoba tak hanya dilakukan oleh kalangan orang-orang dewasa tetapi juga terjadi di kalangan pelajar dan mahasiswa. Hasil survei BNN di tiap-tiap universitas dan sekolah menunjukkan bahwa sejak tahun 2010 tercatat ada 531 tersangka penyalahgunaan narkoba dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Angka tersebut terus bertambah hingga mencapai 857 tersangka di tahun 2013.Pada 2011 BNN juga melakukan survei nasional perkembangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba pada kelompok pelajar dan mahasiswa. Dari penelitian di 16 provinsi di tanah air, ditemukan 2,6 persen siswa SMP atau sederajat pernah menggunakan narkoba, dan 4,7 persen siswa SMA atau sederajat terdata pernah memakai barang haram itu. Sementara untuk perguruan tinggi, ada 7,7 persenmahasiswa yang pernah mencoba narkoba.Apa sih yang menyebabkan seseorang menyalahgunakan narkoba? Berikut ini adalah 5 faktor utama penyebab penyalahgunaan narkoba.1.Faktor pribadi, meliputi mental yang lemah, stres dan depresi, ingin tahu dan coba-coba, serta mencari sensai dan tantangan. Hal-hal ini sangat besar kemungkinannya terjadi di masa remaja karena di usia tersebut seseorang memiliki emosi dan perilaku yang belum stabil dan masih mencari jati diri.2.Faktor keluarga, seperti broken home, kurangnya perhatian orang tua kepada anak, terlalu memanjakan anak, pendidikan yang keras terhadapa anak, serta kurangnya komunikasi dan keterbukaan.3.Faktor sosial, seperti salah bergaul dan ikut-ikutan. Masa remaja adalah masa pencarian jati diri. Masa ini pun rentan akan terjerumusnya seorang remaja ke pergaulan yang buruk dan menyebabkan ia melakukan hal-hal yang buruk pula.4.Faktor kelompok atau organisasi tertentu, faktor ini meliputi paksaan, dijebak teman serta iming-iming akan banyaknya keuntungan dengan mengedarkan narkoba.5.Faktor ekonomi. Kemiskinan dan kesusahan masalah finansial, terlilit banyak hutang, dan sebagainya membuat seseorang gelap mata dan memaksanya berbuat tindakan di luar batas moral seperti mengedarkan narkoba.Selain mahasiswa, kita sebagai pelajar merupakan salah satu sasaran empuk bagi para pengedar narkoba untuk mengedarkan barang-barang terlarangnya. Karena di usia tersebut kita mempunyai sifat ingin tahu yang tinggi dan mudah dipengaruhi sehingga tertarik untuk mencoba narkoba tersebut.Karena begitu banyaknya dampak berbahaya yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba serta di usia remaja kita yang rentan akan pengaruh buruk pergaulan, lalu bagaimanakah cara kita sebagai remaja menghindari penyalahgunaan narkoba? Caranya adalah dengan Lima Kuda Ringan. Apa itu “Lima Kuda Ringan”? Apakah kita harus membeli kuda untuk menghindari narkoba? Tentu saja tidak.Lima Kuda Ringan yang dimaksud adalah1.KenaLi narkoba, maksudnya adalah kita harus tahu apa itu narkoba, apa saja jenisnya, dan bagaimana dampaknya jika disalahgunakan.2.Manfaatkan aktivitas positif. Akitivitas yang positif bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Jika kita suka beraktivitas positif itu akan mengurangi kesempatan kita untuk mencoba narkoba karena kita akan sibuk dengan aktivitas positif tersebut.3.Kuatkan iman. Sebagai individu yang beragama, kita harus berpegang teguh pada agama dan kepercayaan kita agar kita selalu berada di jalan-Nya.4.HaDapi masalah. Setiap orang pasti mempunyai masalahnya masing-masing, selesaikanlah masalah kita agar kita dapat menjalani hidup dengan tegar. Sekali kita menghindarinya, maka kita bisa saja sampai menghindarinya dengan cara yang buruk, seperti penyalahgunaan narkoba.5.MenyaRing pergaulan. Artinya, kita harus selektif dan memilih teman yang membawa pengaruh baik bagi kita. Jangan takut akan kehilangan teman karena jika kita berteman dengan yang membawa pengaruh buruk maka kita juga akan berperilaku buruk seperti dia.6.HubungAn keluarga. Pereratlah hubungan kita dengan keluarga karena dengan begitu kita akan betah di rumah dan terhindar dari pengaruh lingkungan yang buruk. Pengguna narkoba seringkali adalah remaja yang tidak betah di rumah sehingga mereka lebih suka berada di luar rumah tanpa tujuan sampai akhirnya terlibat dalam pergaulan yang salah.Itulah beberapa hal yang dapat saya bahas mengenai narkoba. Jangan pernah sekali-kali kita mencoba narkoba karena efeknya akan menimbulkan kecanduan bagi penyalahgunanya. Dampak narkoba juga sangat berbahaya, baik bagi fisik maupun mental. Mulai dari efek halusinasi hingga dapat menimbulkan kematian.
So guys, kita sebagai para remaja adalah generasi penerus bangsa. Bangsa ini membutuhkan generasi penerus yang tangguh yang dapat membawa bangsa ini ke keadaan yang lebih baik lagi. Jadi, jangan kita rusak generasi kita dengan narkoba. Ayo! Jadilah generasi muda yang sehat, cerdas, dan keren.


 (3)-120x86.png)





