Jakarta (25/07), Balitbang Hukum dan HAM mengadakan audiensi dengan Universitas Terbuka (UT). UT merupakan perguruan tinggi yang menggunakan sistem terbuka dan jarak jauh dalam program pengajarannya. Dalam kunjungannya kali ini, UT menawarkan program sarjana dan magister untuk pegawai Balitbang Hukum dan HAM. Tidak hanya itu, UT bahkan mewacanakan untuk membuka program pendidikan bagi staf Kantor Wilayah dan warga binaan di lembaga pemasyarakatan.
UT menawarkan pengajaran dengan sistem tutorial online yang dibantu dengan 10% pertemuan tatap muka. Sementara, sistem penilaian, penghitungan kredit dan penulisan karya tulis akhir tetap disesuaikan dengan standar nasional.
Kepala Balitbang Hukum dan HAM, Prof. R. Benny Riyanto mengapresiasi kunjungan tim UT hari ini. Menurutnya, sistem pengajaran yang terbuka dan jarak jauh sangat membantu memenuhi kebutuhan belajar staf kementerian. “Sistem pengajaran jarak jauh ini menarik, dan akan lebih efektif lagi jika mekanisme pengawasan dan evaluasi bisa menjamin komitmen belajar mahasiswa,” ujar Benny. (*Nes)editor : Ernie Nurheyanti


 (3)-120x86.png)





