Jakarta (18/08) – Balitbangkumham pada bulan Oktober 2020 lalu meluncurkan aplikasi SIPKUMHAM yang merupakan salah satu terobosan digital untuk mendukung perlindungan Hukum dan pemajuan HAM. Aplikasi ini bekerja dengan cara artificial intelligent dan crawling data untuk mengumpulkan isu Hukum, HAM dan layanan publik secara realtime. Aplikasi ini merupakan kerjasama antara Balitbang Hukum dan HAM, USAID, dan The Asia Foundation. Hari ini Kepala Balitbangkumham, memberikan presentasi tentang aplikasi SIPKUMHAM kepada USAID sebagai bentuk pelaporan kerja sama antara Balitbang Hukum dan HAM dengan USAID.
Dalam paparannya, Utami mengatakan bahwa SIPKUMHAM jangkauannya saat ini sudah sampai ke seluruh Indonesia. “Ini merupakan suatu hal yang luar biasa, yang sebelumnya dilakukan secara manual tapi sekarang bisa dilakukan secara real time dan aktual, dan kita patut berbangga karena aplikasi SIPKUMHAM ini juga terpilih sebagai TOP Inovasi Layanan Publik Terpuji yang diadakan oleh Kemenpan RB, tentu tidak hanya suatu kebanggaan bagi Balitbang saja tapi juga untuk kita semua. Melalui aplikasi ini Balitbang juga siap memberikan data kepada stakeholder terkait yang memerlukan,” ujar Utami.
Direktur DRG USAID, Walter L. Deutschsaat, mengapresiasi kinerja Balitbangkumham tentang pengembangan SIPKUMHAM ke depan. “Saya berharap ke depannya kami bisa terus memberikan kontribusi lebih lagi terhadap HAM di Indonesia, semoga ke depannya kami bisa ikut kembali berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan oleh Kemenkumham dan Balitbangkumham untuk pemenuhan HAM yang lebih baik lagi,” Ujar Walter.
Kegiatan ini diikuti oleh pihak Balitbangkumham dan USAID secara daring. Aplikasi SIPKUMHAM akan terus dikembangkan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (*Humas)


 (3)-120x86.png)





