Jakarta (03/08) – Penelitian merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan inovasi baru demi kemajuan negara dan sebagai bagian untuk dapat memenuhi kebutuhan dari setiap Kementerian yang ada. Selain untuk membuat inovasi baru, penelitian juga berperan dalam menentukan kebijakan-kebijakan maupun peraturan-peraturan yang berlaku di masyarakat, agar peraturan yang diterapkan dapat dilaksanakan secara efektif dan menghindari tumpang tindih dengan peraturan yang ada di atasnya.
Kepala Balitbang Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami, menyatakan dalam paparannya, bahwa peraturan perundang-undangan dibuat untuk mewujudkan kepastian hukum, mewujudkan ketertiban, memberikan manfaat, dan memberikan keseimbangan hak dan kewajiban. “Dan diera disrupsi teknologi seperti sekarang ini, masyarakat memiliki peran yang besar dalam pembuatan undang-undang dengan memberikan masukan lewat aplikasi PARTISIPASIKU, serta PUSAKA di Kanwil Kemenkumham di seluruh Indonesia terhadap aturan-aturan tertentu yang ada di sekitarnya. Balitbang Hukum dan HAM juga memiliki aplikasi SIPKUMHAM untuk crawling data isu Hukum atau HAM yang ada di suatu daerah lewat media sosial ataupun media massa,” ujar Utami dalam acara Ngobrol @tempo Sesi 4 dengan tema “Tingkatkan Penelitian dan Ciptakan Inovasi Nasional” sore ini.
Selanjutnya, Utami juga menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat merupakan hal yang sangat penting bagi pembuatan perundang-undangan. Kemajuan teknologi memudahkan masyarakat untuk memberikan masukan dan pemikirannya bahkan sebelum peraturan perundang-undangan dibuat. “Jangan hanya dipendam saja, dengan teknologi yang ada, seharusnya semakin mudah bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembentukan peraturan perundang-undangan yang baru. Karena itu, saya mengajak untuk masyarakat untuk lebih aktif lagi dalam berpartisipasi, sehingga nantinya dapat terbantuk peraturan perundang-undangan yang berkualitas dan dapat diimplementasikan dengan efektif,” tambahnya.
Dalam kegiatan diskusi daring ini juga membahas bagaimana penelitian dan inovasi merupakan hal yang sangat penting demi kemajuan di berbagai sektor di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu para narasumber juga menjelaskan berbagai inovasi teknologi terkini milik Kementerian dan Lembaga yang ada di Indonesia. “Saat ini segala teknologi yang kita miliki masih banyak yang import dari Luar Negeri, diharapkan ke depannya semakin banyak inovasi yang berasal dari anak bangsa yang bisa digunakan, karena itu juga penting adanya kolaborasi antara Kementerian dan setiap lembaga yang terkait,” Ujar Kepala Balitbang Kemhan RI, Marsda TNI Julexi Tambayong.
Acara Ngobrol @tempo ini dilaksanakan dari jam 09.00 – 16.00 dan dibagi menjadi 4 Sesi dengan tema yang berbeda dan menarik. Sesi ke-4 dengan tema “Tingkatkan Penelitian & Ciptakan Inovasi Nasional” selain menghadirkan Ibu Sri Puguh Budi Utami sebagai Narasumber, juga mengundang narasumber lain yaitu Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi “Lemigas”, Setyorini Tri Hutami; serta Plt. Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan KLHK RI, Wening Sri Wulandari. (*Humas)

 (3)-120x86.png)





