Tangerang (15/12) – Selama tahun 2022 Kementerian Hukum dan HAM telah berhasil mengesahkan 3 Rancangan UU dari pemerintah, yang pertama UU Nomor 12 Tahun 2022, UU Nomor 22 Tahun 2022 dan Pengesahan RUU KUHP tanggal 6 Desember 2022. “Kita patut berbangga karena Undang-Undang yang telah disahkan sebagai pengganti Undang-Undang peninggalan asing adalah produk dalam negeri dengan proses yang cukup panjang dan melibatkan begitu banyak orang seperti para Ahli Hukum, psikolog, dan lain sebagainya,” ujar Yasonna H. Laoly, Menteri Hukum dan HAM, dalam kegiatan Refleksi Akhir Tahun Kementerian Hukum dan HAM, siang ini (15/12). Dalam kesempatan ini Yasonna juga menyebutkan berbagai prestasi yang diperoleh Kementerian Hukum dan HAM, diantaranya:1. Presiden Filipina, Duterte, menganugerahkan Kaanib ng Bayan atau Ally of the Nation kepada Menteri Hukum dan HAM karena berkontribusi bagi WN Filipina di luar negeri lewat kebijakan Keimigrasian saat pandemi Covid-19;2. BKN Awards dengan kategori “Sangat Baik” dalam penyelenggaraan Merit System Kepegawaian;3. Peringkat 1 Penilaian Kompetensi dari BKN bagi Kementerian/Lembaga Tipe Besar;4. Penghargaan “Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik” dari Ombudsman Republik Indonesia;5. Piala Anggakara Birawa dari Kemenpan-RB, dalam “Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik”;6. Mampu mempertahankan WTP ke-13 kalinya di tengah pandemi Covid-19;7. Top 3 Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP), dengan predikat “Badan Publik Informatif” untuk pertama kalinya sejak 2011, sebelumnya dalam penyelenggaraan KIP dengan predikat “Cukup Informatif”, (peringkat ke-2);8. Peringkat ke-2 penilaian BKN, dalam hal Pemanfaatan Data Sistem Informasi;9. Peringkat ke-2 Kinerja Anggaran Pagu Besar K/L dari Kemenkeu;10. Top 2 Penghargaan Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik, penilaian dari Kemenpan-RB;11. Peringkat ke-3 Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari KemenpanRB;12. Top Inovasi Pelayanan Publik Kategori Kelompok Umum dari Kemenpan-RB untuk Aplikasi Situational Judgment Test (SJT);13. Akreditasi Bintang Dua sebagai Lembaga Penyelenggara Pelatihan oleh LAN-RI; 14. Akreditasi nilai “A” kategori bintang 1 pada Pelatihan Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah, dari LAN-RI;15. Penghargaan atas peran sertanya dalam Penyelamatan dan Pelestarian Arsip Terjaga untuk Melindungi Eksistensi Bangsa dan Negara;16. Piagam Penghargaan atas peran serta Kemenkumham dalam Penyelamatan dan Pelestarian Arsip Statis Penanganan Covid-19 yang Bernilai Guna Pertanggungjawaban Nasional Bagi Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara;17. Penghargaan sebagai Kementerian Pengumpul Zakat terbaik dari Badan Amil Zakat Nasional;18. Menteri Hukum dan HAM sebagai Top Leader on Digital Implementation Top Digital Awards 2022 dari Majalah It Works;19. Dan berbagai prestasi lainnya.Yasonna lebih lanjut mengatakan, prestasi yang diperoleh oleh Kementerian Hukum dan HAM, tidak lepas dari kerjasama yang apik seluruh ASN yang bekerja di Kementerian Hukum dan HAM. “Penghargaan yang kita peroleh tidak hanya sekedar kerja dari pimpinan, tapi juga dari seluruh Pegawai di Kemenkumham, terima kasih kepada seluruh pegawai atas pengabdian yang telah diberikan, dan kepada masyarakat kami mohon maaf jika pelayanan publik kami masih banyak kekurangan, kami akan terus berjuang untuk meningkatkan pelayanan publik kami, semangat kerjasama baik kami juga harapkan dari seluruh stakeholder yang bekerja sama dengan Kemenkumham untuk semakin meningkatkan kinerja Kemenkumhan di tahun 2023 menjadi Semakin PASTI dan BERAkhlak,” tambah Yasonna. (*Humas)


 (3)-120x86.png)





